You Are Here: Home > Blog > Blog Detail

Blog

Article of Karisma Academy Blogpage

7 Tips Unggulan Photoshop untuk Designer Profesional

Percaya atau tidak, bila Anda menggunakan Photoshop untuk mendesain website, maka Anda berada di jalur yang tepat untuk menjadi designer profesional. Tapi seberapa banyak Anda tahu tentang Photoshop? Mengapa ada desainer yang bisa membuat desain dalam waktu 5 hari sementara kita memerlukan waktu lebih lama untuk jenis desain yang sama? Jawabannya bukanlah seberapa cepat Anda menggunakan mouse dan keyboard, tetapi lebih kepada seberapa dalam Anda mengenal Photoshop? Sudahkah Anda memanfaatkan seluruh potensinya untuk meningkatkan produktifitas?

Artikel kali ini akan membantu untuk memaksimalkan Photoshop supaya kinerja Anda menjadi lebih produktif dan cepat melalui beberapa shortcut, fitur tersembunyi dan setting yang mungkin belum Anda ketahui fungsinya.

Catatan: Tombol shortcut pada artikel ini ditulis berdasarkan Photoshop versi Windows Photoshop. Bagi pengguna Mac, perlu diingat bahwa Ctrl = Cmd (Command) dan Alt = Opt (Option).

7. Lebih Banyak Undo

Menjadi desainer berarti sudah siap dengan kecanduan melakukan undo. Sayangnya, Photoshop hanya mampu melakukan undo hingga 1 langkah kebelakang dengan menekan [Ctrl] [Z]. Karena shortcut ini bergantian antara undo dan redo.

Bagi yang belum tahu, Anda bisa mundur ke langkah-langkah sebelumnya melalu menu Edit> Step Backward atau tekan [Alt] [Ctrl] [Z]. Namun secara default, perintah step backward ini-pun hanya mampu mundur sebanyak 20 langkah kebelakang.

no1

Tapi tunggu dulu, kita bisa mengubah batasan step backward ini supaya bisa undo lebih banyak melalu menu Edit> Preference> Performance. Dalam kotak dialog Performance ini, naikkan nilai History States (misalnya menjadi 40) lalu klik OK. Photoshop kini menyimpan lebih banyak undo level.

6. Mengambil Warna dari Mana Saja

Tahukah kamu bahwa Eyedropper tool bisa mengambil sampel warna di area manapun dari layar monitor Anda, bahkan keluar dari jendela Photoshop? Caranya adalah jangan memilih tampilan layar maximized, supaya jendela Photoshop tidak memenuhi layar monitor.

Selanjutnya Anda tinggal mengaktifkan Eyedropper tool, klik-tahan area kosong pada kanvas lalu arahkan eyedropper tool ke jendela aplikasi lain atau menuju ke jendela browser yang sedang terbuka dan arahkan ke bagian gambar yang ingin diambil sampel warnanya. Dengan begini, tidak pelu bersusah payah mencari tahu warna yang digunakan pada suatu website karena Anda bisa mengambil sampel warnanya secara langsung dengan mudah.

no2

5. Garis Bantu Fleksibel

Anda tentunya sudah tau cara membuat garis bantu atau guide bukan? bila belum, caranya adalah dengan menarik penggaris (baik horizontal maupun vertikal) ke arah kanvas. Cara lain untuk membuat guide yaitu melalui menu View> New Guide untuk langsung membuat guide menggunakan posisi angka pixel.

no3

Gunakan Move tool untuk mengubah posisi guide bila diperlukan. Anda juga bisa mengubah posisi guide dari horizontal menjadi vertikal dan sebaliknya dengan cara menahan [Alt] sambil mengklik guide tersebut.

4. Trik Duplikasi Layer Style

Biasanya untuk menyalin layer style yang sama pada banyak layer sekaligus, Anda tinggal melakukan copy-paste layer style via klik-kanan pada layer bersangkutan. Namun sebenarnya ada cara lain yang lebih praktis untuk menyalin layer style, yaitu dengan cara menahan [Alt] sambil menarik simbol layer style yang ingin disalin.

Bila Anda hanya ingin memindahkan layer style, cukup dengan menarik simbol layer style tersebut ke layer tujuan tanpa perlu menekan tombol [Alt].

no4

3. Cara Mudah Menengahkan Elemen

Menengahkan elemen pada Photoshop merupakan hal yang sangat mudah bila Anda memahami opsi-opsi ketika menggunakan Move tool. Caranya adalah dengan membuat seleksi pada area dimana elemen-elemen akan ditengahkan, misalnya pada contoh ini elemen tersebut adalah sebuah shape berbentuk kotak. Cara paling mudah untuk membuat seleksi yaitu dengan [Ctrl] [Klik] pada thumbnail layer tersebut.

Dengan seleksi aktif, sekarang pilih layer yang elemennya ingin ditengahkan terhadap seleksi tersebut (pada contoh ini elemen tersebut adalah teks paragraf). Pastikan Move tool aktif, lalu gunakan tombol align center horizontal dan align center vertical dari option bar untuk menengahkan paragraf teks tersebut. Gunakan cara yang sama bila terdapat elemen lain yang ingin ditengahkan selanjutnya.

Selain menengahkan elemen, Anda juga bisa menggunakan tombol align lainnya untuk fungsi rata kiri, rata kanan, rata atas dan bawah sesuai kebutuhan desain Anda. Jangan lupa untuk menghilangkan seleksi (menu Select> Deselect) bila telah selesai.

no5

2. Mengubah Tracking dengan Hotkey

Bagi yang belum tahu, tracking merupakan setting untuk mengatur jarak antar huruf. Semakin besar nilai tracking, maka semakin jauh jarak antar huruf dan sebaliknya. Dalam Photoshop, pengaturan nilai tracking dapat dilakukan melalui panel Character.

Cara yang lebih praktis untuk mengubah nilai tracking yaitu dengan kombinasi keyboard. Pertama-tama Anda perlu menyeleksi teks telebih dahulu dengan Type tool, kemudian tekan [Alt] [panah kanan »] untuk menaikkan nilai tracking atau tekan [Alt] [Panah Kiri «] untuk mengurangi nilai tracking.

no6

1. Manfaatkan Snapshot untuk Menyimpan History

Gunakan fitur snapshot sebagai media penyimpanan sementara ketika melakukan editing. Cara kerjanya adalah dengan menyimpan kondisi terakhir pekerjaan Anda (layer gambar, teks, style dan lain-lain) ke dalam panel History dalam bentuk snapshot. Ini bisa berguna sebagai backup sewaktu terjadi perubahan ide atau kesalahan dimana Anda ingin mengembalikan kondisi file kondisi sebelumnya, tinggal pilih saja berdasarkan kondisi snapshot yang telah dibuat.

Untuk membuat snaphot, buka panel History lalu klik tombol Create new snapshot. Sedikit saran, bila Anda bekerja dengan desain yang cukup kompleks sebaiknya buat lebih dari 1 snapshot. Ketika ingin mengembalikan kondisi file ke kondisi saat snapshot dibuat, cukup dengan mengklik snaphost bersangkutan. Snapshot juga bisa dipakai untuk membandingkan pekerjaan kita dengan cara membuat beberapa snapshot.

Namun perlu diingat bahwa snapshot bersifat sementara dan bila Anda menutup file tersebut maka semua snapshot yang ada akan langsung dihapus secara otomatis. Bila Anda ingin menyimpan snapshot secara permanen, terdapat tombol untuk membuat dokumen baru berdasarkan snapshot yang terpilih (Create new document from current state) dari panel History.

no7

Comments

comments

Tentang Penulis

Mr. Karisma

Karisma Academy merupakan perusahaan profesional dibidang pelatihan software dan developer teknologi pembelajaran berbasis e-learning yang berada di kota Malang, Jawa Timur.